Sunday, March 29, 2020

Aturan SInus




Aturan Sinus adalah sebuah aturan yang diturunkan berdasarkan hubungan perbandingan nilai sin dari sudut dengan panjang sisi-sisi pada segitiga
 
Aturan sinus berlaku pada setiap segitiga. Aturan sinus digunakan untuk menentukan unsur-unsur (sisi atau sudut) yang lain dalam segitiga apabila sebagian unsurnya diketahui. Kemungkinan unsur-unsur yang diketahui yaitu. 
a.Sisi, sudut, dan sudut (s-sd-sd)
b.Sudut, Sisi, dan Sudut (sd-s-sd)
c.Sisi, sisi, dan sudut (s-s-sd)

Syarat Penggunaan Aturan Sinus

 
Jika yang akan dicari adalah besar salah satu sudut segitiga, maka minimal harus diketahui besar panjang sisi yang berhadapan dengan sudut yang akan dicari serta sepasang sisidan sudut yang saling berhadapan.

Aturan Sinus
 
 
Contoh:
1. Pak Aji ingin mengukur panjang batas-batas kebunnya yang berbentuk segitiga. Pada titik-titik pojok kebun ditempatkan tonggak A, B dan C. Jika Jarak tonggak A dan B = 70 m dan ∠ABC =40° ; ∠BCA =60°, tentukan panjang batas kebun Pak Aji lainnya yang belum diketahui !



 supaya lebih memahami materi di atas, silahkan tonton video berikut:

Terimakasih semoga bermanfaat

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan pesan anda.